Pemerintah
akan meningkatkan fasilitas kesehatan gigi khususnya di tingkat Puskesmas, agar
akses terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut dapat semakin luas dan merata,
demikian disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada pembukaan KPPIKG
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia ke-20 di Jakarta International Convention
Center (JICC) 13 Agustus 2026. Menteri Kesehatan lebih lanjut menyoroti
sejumlah tantangan yang masih dihadapi Indonesia dalam meningkatkan kesehatan
gigi dan mulut masyarakat. “Kita masih menghadapi tantangan besar dalam
kesehatan gigi dan mulut. Prevalensi karies gigi pada anak di Indonesia masih
berada di atas 90%, sementara distribusi dokter gigi di berbagai wilayah
Indonesia juga belum merata” ujarnya.
KPPIKG adalah
singkatan dari Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi yang diselenggarakan
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia sejak tahun 1967. Untuk tahun
ini mengangkat tema “Shaping the Future of Global Oral Health: Translating
Science, Technology, and Humanity”, yang diselenggarakan bersamaan dengan ASEAN
Geriatric Dentistry Conference (AGDC). Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas
Indonesia, Lisa Rinanda Amir, dalam sambutannya mengatakan “KPPIKG menjadi
ruang untuk mempertemukan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan
kemanusiaan. Kemajuan teknologi diharapkan dapat selaras dengan kemanusiaan
sehingga dapat menghadirkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang semakin
bermakna bagi pasien dan masyarakat”.
Sementara itu
Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah mengatakan “KPPIKG menjadi ruang
penting yang mempertemukan akademisi, praktisi, peneliti, dan berbagai pemangku
kepentingan dengan berbagi pengetahuan serta perkembangan ilmu dan teknologi di
bidang kedokteran gigi, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus memperkuat
jejaring dan kolaborasi untuk mendukung kemajuan kesehatan gigi dan mulut”.
KPPIKG 2026
diikuti sekitar 900 peserta, menampilkan 43 pembicara asing dan 56 pembicara
nasional, yang memiliki kepakaran di beragam bidang kesehatan gigi dan
mulut. Sementara itu, ASEAN Geriatric Dentistry Conference (AGDC)
2026 menghadirkan 13 pembicara dalam dan luar negeri yang turut memperkaya
perspektif regional mengenai kesehatan gigi dan mulut pada populasi lanjut
usia. etua KPPIKG 2026, Aloysius Putut menyampaikan bahwa KPPIKG dirancang
sebagai ruang pembelajaran sekaligus pertemuan bagi para ahli dan praktisi dari
berbagai negara. [Artikel : Messya Rachmani; Foto : FKGUI]

Posting Komentar untuk "Menkes Kembali Janjikan Peningkatan Fasilitas Kesehatan Gigi"