PDGI Miliki 7 Jurnal Ilmiah

Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) terrnyata memiliki jurnal ilmiah, bukan hanya satu tetapi ada tujuh; demikian terungkap dalam acara Sosialisasi Pengelolaan Jurnal Ilmiah di OJS PDGI pada tanggal 30 Mei 2026 yang diselenggarakan Majelis Keilmuan Kedokteran Gigi Indonesia (MKKGI) PDGI. Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus ikatan peminatan dan ikatan keahlian di bawah PDGI yang seluruhnya berjumlah 22 organisasi.

Dalam laporannya Ketua MKKGI Prof. Dr. drg. Agung Krismariono, MKes., Sp.Perio(K) menyampaikan bahwa PDGI memiliki sendiri Open  Journal System (OJS) versi terbaru yang saat ini diisi oleh tujuh jurnal. Dua jurnal diantaranya telah terakreditasi yaitu Journal Indonesian Dental Association (JIDA) terakreditasi Sinta 3 serta Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI). Sementara jurnal yang belum terakreditasi adalah Journal of Molecular Oral Biology and Dental Sciences (JMOBDS), Joirnal of Oral Medicine Society (JIOMS), Indonesian Journal of Pediatric Dentistry (IJDP), Jurnal PDGI, serta Jurnal Material Kedokteran Gigi (JMKG).

Sementara itu dalam arahannya Ketua Pengurus Besar (PB) PDGI drg. Usman Sumantri, MSc menghimbau agar seluruh ikatan peminatan dan keahlian memiliki jurnal dengan memanfaatkan OJS milik PDGI. Menurutnya biaya operasional OJS baik server, hosting, maupun pemeliharaan ditanggung oleh PDGI sehingga pengelola jurnal ikatan dapat berkonsentrasi penuh kepada konten.

Dalam sosialisasi ini juga tampil dua orang narasumber yaitu Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D,. Sp.BM(K). yang menceritakan pengalamannya mengubah Journal of Dentomaxillofacial Science dari jurnal biasa-biasa saja menjadi jurnal terindek Scopus. Sementara pembicara yang lain Tri Andi, ST., MT menjelaskan tentang tata kelola OJS untuk menjadikan jurnal terakreditasi Sinta ataupun Scopus. [Artikel : Koserman Usri; Foto : PDGI; Editor : Messya Rachmani]


Posting Komentar untuk "PDGI Miliki 7 Jurnal Ilmiah"