Fakultas Kedokteran Gigi Swasta Akan Buka Pendidikan Spesialis

Melalui skema penugasan, pemerintah akan membuka 26 Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) baru di 15 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), yang 9 diantaranya adalah Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Demikian disampaikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi  (Kemendiktisantek) pada kegiatan peluncuran “Inisiatif Strategis Program Akselerasi Kedokteran Gigi, Program Beasiswa Pendidikan Spesialis, dan Program Penempatan Residen Tingkat Mandiri” di Jakarta 22 November 2026. 

Wakil Menteri Kemendiktisaintek, Fauzan dalam acara tersebut mengatakan “Sesuai arahan Bapak Presiden, Kemdiktisaintek menargetkan percepatan pendirian fakultas kedokteran gigi di setiap provinsi pada tahun 2029. Sebagai langkah awal, pada tahun 2026, telah ditugaskan 29 perguruan tinggi untuk membuka fakultas kedokteran gigi baru. Selain itu, dilakukan pengembangan 26 program studi dokter gigi spesialis serta program subspesialis melalui kerja sama dan pembinaan dari fakultas kedokteran gigi yang telah memiliki kapasitas lebih baik”. Dengan demikian dengan yang sudah keluar izinnya saat ini, jumlah FKG di Indonesia akan menjadi 79 fakultas.

PPDGS baru akan dibuka di Universitas Brawijaya, Universitas Jember, Universitas Andalas, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Syiah Kuala, serta Universitas Sumatera Utara. Sementara untuk swasta yang akan membuka PPDGS adalah Universitas Trisakti, Universitas Hang Tuah, Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Prof. Dr.  Moestopo (Beragama), Universitas Mahasaraswati, Universitas Muslim Indonesia, serta Universitas Jenderal Ahmad Yani. [Artikel : Kosterman Usri; Foto : Kemendiktisaintek; Editor : Messya Rachmani]


Posting Komentar untuk "Fakultas Kedokteran Gigi Swasta Akan Buka Pendidikan Spesialis"