MASIH BANYAKKAH YANG SAKIT GIGI ?

Sebagian dokter gigi yang berpraktek di kota besar dalam beberapa perbincangan mengatakan bahwa saat ini sudah makin sedikit pasien yang datang dengan keluhan "sakit gigi", benarkah demikian? Untuk mendapatkan jawaban yang akurat dan bukan hanya sekedar asumsi tentu diperlukan data hasil riset. 
Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) adalah riset yang dapat menjawab pertanyaan tersebut, namun sayangnya Riskesdas dari Kementerian Kesehatan RI ini terakhir kali diselenggarakan tahun 2013.
Untuk memperbaharui data kondisi kesehatan, di tahun 2018 ini kembali Kementerian Kesehatan RI akan menyelenggarakan Rikesdas, yang istimewanya khusus untuk pendataan penyakit gigi dan mulut dilakukan bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Ketua PB PDGI Hananto Seno di sela-sela acara Rapat Koordinasi Teknis Tingkat Pusat Riskesdas 2018 yang berlangsung di Bekasi mengatakan angka kerusakan gigi di Indonesia mencapai 4-5 gigi perorang berdasarkan hasil Riskedas yang lalu, padahal standar internasional 2,5 gigi perorang. Lebih lanjut beliau menyatakan rasa terima kasihnya pada Kementerian Kesehatan RI yang telah mengajak PDGI dalam Riskesdas 2018.
Rikesdas 2018 untuk penyakit gigi dan mulut akan melibatkan para dokter gigi yang dikoordinasikan Cabang PDGI untuk menjadi eksaminator. Wasekjen PB PDGI Iwan Dewanto mengatakan bahwa ini akan menjadi kegiatan gotong royong dokter gigi Indonesia untuk kepentingan nasional.
Pada pembukaan rapat koordinasi ini, Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek mengingatkan bahwa Riskesdas akan menghasilkan banyak informasi, termasuk dapat melihat disparitas, setelah dipelajari akan dapat ditentukan intervensi apa yang tepat untuk mengatasinya. *berita : kemenkes, liputan6, skanaa, pojok jogja. foto : pojok jogja

Posting Komentar untuk "MASIH BANYAKKAH YANG SAKIT GIGI ?"