MASIH ADA BKGN DI TENGAH PANDEMI

Pandemi Covid-19, bencana global yang telah membatasi aktivitas umat manusia ternyata tidak menyurutkan tetap terlaksananya Bulan Kesehatan Gigi Nasional, walaupun dengan cara yang berbeda dari biasanya.
Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) merupakan kolaborasi tahunan antara PT. Unilever Indonesia Tbk. pemegang brand Pepsodent dengan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). BKGN 2020 yang merupakan BKGN kesebelas diselenggarakan sejak 2 November 2020 sampai 25 November 2020 ini, melibatkan 26 Fakultas Kedokteran Gigi dan 75 PDGI Cabang.
Dalam konferensi pers virtual pada 12 November 2020, drg. Tritarayati, SH., MH.Kes selaku Ketua Komite Kesehatan Gigi dan Mulut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan bahwa rata-rata orang Indonesia memiliki 4-5 gigi yang bermasalah. Selain itu, hanya 10,2% masyarakat Indonesia yang mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Beliau mengatakan bahwa acara seperti BKGN 2020 ini sangat membantu agar menambah pelayanan kesehatan gigi dan mulut terhadap masyarakat Indonesia.
Situasi pandemi yang saat ini terjadi sangat membatasi gerak dokter gigi dan menjadi masalah besar untuk menyediakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Lebih dari 115 dokter gigi terkonfirmasi positif COVID-19 dan 11 dokter gigi yang meninggal karena penyakit ini. Menurut Ketua Pengurus Besar PDGI, drg. RM Sri Hananto Seno, MM., Sp.BM., saat ini hanya 25-30% dokter gigi yang sudah praktik seperti biasa. Hal ini juga dilatarbelakangi masih tingginya kasus terkonfirmasi harian di Indonesia yang menunjukkan bahwa pandemi belum akan berakhir. Adanya teknologi teledentistry dan webinar, seperti Official WhatsApp Pepsodent untuk Konsultasi Online, sangat membantu masyarakat agar tetap mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut.
BKGN 2020, mengusung tema “Semangat Merdekakan Senyum Indonesia”, dalam konferensi pers yang dihadiri pula oleh Dr. Nina Djustiana, drg., M.Kes. selaku Ketua AFDOKGI, Tasya Kamila sebagai Ibu Muda dan influencer mengatakan bahwa selaku ibu di rumah, ia sangat terbantu dengan adanya konsultasi gigi online karena ia menjadi tahu harus bertindak bagaimana jika ada yang sakit gigi di rumahnya, dan bagaimana cara merawat gigi keluarganya agar selalu sehat.
Pepsodent membuat inovasi untuk mendukung pengembangan teledentistry di Indonesia sebagai sarana untuk berkonsultasi perihal masalah gigi dan mulut. Dalam rangkaian acara BKGN 2020, masyarakat bisa mendaftarkan dirinya untuk berkonsultasi online dengan mengirimkan pesan WhatsApp ke nomor 0878-8876-8880. Pasien akan diarahkan untuk mengisi data diri dan screening awal  sebelum bisa berkonsultasi langsung dengan dokter gigi yang sesuai area masing-masing pasien, agar jika diperlukan tindak lanjut untuk kasus pasien tersebut, pasien bisa dirujuk ke dokter gigi terdekat.
Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc . selaku Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever Indonesia Foundation, mengatakan bahwa sejak penyelenggaraan BKGN 2020 dua pekan yang lalu, tercatat lebih dari 2.000 pasien telah melakukan konsultasi online. Selain itu, dalam rangkaian acara BKGN 2020, PDGI daerah menyelenggarakan webinar dengan tema “Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Era Pandemi” untuk mengedukasi masyarakat sebagai langkah promotif dan preventif. Pepsodent juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan menyelenggarakan webinar untuk dokter gigi di lebih dari 10.000 puskesmas di Indonesia. Kepedulian Pepsodent dalam rangka penyelenggaraan pelayanan kesehatan gigi dan mulut juga ditunjukkan dengan penyaluran alat-alat pengendali infeksi ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi untuk persiapan penyelenggaraan praktik lagi. [Berita, Foto : Nadia Faradiba]

Posting Komentar untuk "MASIH ADA BKGN DI TENGAH PANDEMI"